Selasa, 24 Desember 2013



TUGAS III KOMUNIKASI POLITIK
PENGERTIAN OPINI PUBLIC
Opini publik adalah pendapat kelompok masyarakat atau sintesa dari pendapat dan diperoleh dari suatu diskusi sosial dari pihak-pihak yang memiliki kaitan kepentingan. Agregat dari sikap dan kepercayaan ini biasanya dianut oleh populasi orang dewasa.
Dalam menentukan opini publik, yang dihitung bukanlah jumlah mayoritasnya (numerical majority) namun mayoritas yang efektif (effective majority). Subyek opini publik adalah masalah baru yang kontroversial dimana unsur-unsur opini publik adalah: pernyataan yang kontroversial, mengenai suatu hal yang bertentangan, dan reaksi pertama/gagasan baru.
Pendekatan prinsip terhadap kajian opini publik dapat dibagi menjadi 4 kategori:
  1. pengukuran kuantitatif terhadap distribusi opini[
  2. penelitian terhadap hubungan internal antara opini individu yang membentuk opini publik pada suatu permasalahan
  3. deskripsi tentang atau analisis terhadap peran publik dari opini publik
  4. kajian baik terhadap media komunikasi yang memunculkan gagasan yang menjadi dasar opini maupun terhadap penggunaan media oleh pelaku propaganda dan manipulasi
Menurut Dan Nimmo, opini personal terdiri atas kegiatan verbal dan non verbal yang menyajikan citra dan interpretasi individual tentang objek tertentu, biasanya dalam bentuk isu yang diperdebatkan orang
Opini dapat dinyatakan secara aktif maupun secara pasif. Opini dapat dinyatakan secara verbal, terbuka dengan kata-kata yang dapat ditafsirkan secara jelas, ataupun melalui pilihan-pilihan kata yang sangat halus dan tidak secara langsung dapat diartikan (konotatif). Opini dapat pula dinyatakan melalui perilaku, bahasa tubuh, raut muka, simbol-simbol tertulis, pakaian yang dikenakan, dan oleh tanda-tanda lain yang tak terbilang jumlahnya, melalui referensi, nilai-nilai, pandangan, sikap, dan kesetiaan.[2]
Opini publik itu identik dengan pengertian kebebasan, keterbukaan dalam mengungkapkan ide-ide, pendapat, keinginan, keluhan, kritik yang membangun, dan kebebasan di dalam penulisan. Dengan kata lain, opini publik itu merupakan efek dari kebebasan dalam mengungkapkan ide-ide dan pendapat.






Dua hal yang menyangkut ciri pluralitas opini publik :
Pertama, opini public tidak identik dengan yang mana pun dari ketiga wajah ini; opini public adalah pengungkapan kolektif dari kepercayaan, nilai, dan pengharapan personal yang tampil melalui saling pengaruh dari ketiga manifestasi. Jika kita memperhitungkan opini public sepenuhnya, kita harus memperhatikan tidak hanya objek, tetapi juga kesalinglingkupan opini massa, pandanagn berbagai kelompok dan opini rakyat.
Kedua, ketiga wajah opini public itu bisa tidak konsisten terhadap satu sama lain; atinya, opini massa oleh para pemimpin dilambangkan sebagai public, posisi kelompok terorganisasi, dan opini rakyat yang diukur bisa saling berkontradiksi.
Elemen-elemen Opini Publik
1.      Lima elemen opini publik:
2.      Isu
3.      Masyarakat yang memiliki keterkaitan dan kepentingan
4.      Kompleksitas preferensi
5.      Ekspresi
6.      Sejumlah orang membahasnya
7.      Dua dimensi untuk melihat opini publik:
8.      Preferensi: mendukung atau menolak
9.      Intensitas: sudah mengukur seberapa jauh preferensi tersebut.

Faktor-faktor yang mempengaruhi opini public :
1.      Sosialisasi politik, beserta agen-agennya
2.      Budaya politik
3.      Ideologi negara dan agama
4.      Struktur ekonomi dan strata social
5.      Struktur Negara



DAFTAR PUSTAKA
 .

Saiful Muhtadi. 2008.
 Komunikasi politik Indonesia: Dinamika Islam Politik Pasca Orde Baru